Sabtu, 13 Maret 2010

Jeans Yang Baik Dan Benar


Waktu lo memakai celana panjang berbahan denim/jeans, pernahkah memperhatikan dan merasakan apa yg membuat lo nyaman saat memakainya. Karena sesekali ketika lo coba celana yang beda dengan ukuran yang sama, ada feel yang juga beda entah itu karena gak nyaman atau gak enak dilihat.

Sama halnya ketika gw membawa jeans gw ke permak levis (penjahit khusus jeans) untuk dirombak di bagian tertentu. Hasilnya, tidak sesuai dengan ekspetasi yang gw harapkan. Padahal gw uda bawa contoh dari jeans lain yang emang comfy banget.

Jeans termasuk celana casual yang awet. Semakin bladus, semakin nyaman dipakai, semakin keren dilihat. Gw masih menyimpan dan juga memakai celana jeans kesayangan yang berusia sekitar 5 tahun. Kalo sungai, tu jeans udah keruh banget. Kucel, sobek sawir-sawir dibagian tumit,tapi nyaman banget dipakenya.

Dulu jeans diciptakan untuk pekerja tambang yang memang perlu celana dengan bahan keras, kuat, tapi juga nyaman. Sekarang, jeans sudah dipakai diberbagai kalangan,dimanapun.Menciptakan efek casual, kokoh, dan berenergi pada si pemakai. Beda dengan celana bahan yang memberikan efek soft dan formal.

Jeans yang bagus memang mahal. Bisa Jutaan. yang murah juga banyak, gak sampai 100ribu. Tapi dalam hal ini harga mendukung kualitas. Jika mengingat usia jeans yang bertahun-tahun, maka ini bisa disebut sebagai investasi. Masalahnya, gimana caranya bisa memilih Jeans yang tepat?

Berikut adalah beberapa atensi sebelum gw memutuskan akan membeli jeans yang seperti apa.

Hal pertama adalah : Ketahui jenis potongan kaki.

Jeans dari potongan kakinya terdiri dari 3 macam :
  1. Straight Cut - potongan lurus dari pinggang ke kaki
  2. Boot Cut - potongan agak membesar dibagian bawah kaki, guna menutupi sepatu boot yang besar.
  3. Skinny Cut - potongan yang kecil dibagian bawah kaki, seringkali orang indonesia bilang celana pensil.
Hal kedua : Perhatikan lingkar celana pada pinggang
  1. Standard - lingkar celana benar-benar ada di bagian pinggang.
  2. Hipster - lingkar celanan ada dibawah pinggang sedikit
  3. Super hipster - lingkar celana ada dibawah pinggang lebih jauh (biasanya dipakai hiphopers)
Hal ketiga : Perhatikan jenis footwear yang nantinya akan lo pasangkan dengan jeans lo tersebut.
  1. Jika footwear yg lo pake boot, sepatu formal kulit, sandal gunung. Pilih Boot cut.
  2. Jika footwear yg lo pake sepatu casual low neck atau sandal casual. Pilih Straight cut atau boot cut.
  3. Jika footwear yg lo pake sneakers atau sandal jepit. Pilih Straight cut atau skinny cut.
Hal ke empat : Perhatikan tekstur dan bahan celana.

Dalam hal ini ga da batasan. Ini yang menentukan posisi harga. Jenis jahitan. Bentuk distressed/washed. Kualitas bahan. Penggunaan resleting/kancing. Taste-nya akan dapat dibedakan setelah lo coba sendiri di kamar pas.

Lihat gambar dibawah:

jeans_1

jeans_2

jeans_3


Ok. Masalah selesai.

Gimana kalo gw pengen bikin celana sendiri. Simple. Biasanya 'Permak Levis' yang punya kios sendiri (bukan yang ada dipinggir jalan lho) mereka juga piawai menjahit jeans dari awal. Tapi bagaimanapun jangan sepenuhnya percaya dengan apa yang akan mereka buat untuk kita.

Pastikan benar2 apa yang kita inginkan. Lo udah punya modal 4 hal di atas untuk tipe jeans-nya. Sekarang gw share sedikit tentang bagaimana seharusnya mengukur celana hingga akhirnya bisa bener2 pas saat dipakai.

WaistMengukur lingkar pinggang

Step 1: Button up the jean.

Step 2: Lay the jean out flat with the top front edge even with the top back edge.

Step 3: Measure from one side of the waist to the other.

Step 4: Double this measurement.

Front RiseMengukur Front Rise

Step 1: Button up the jean.

Step 2: Lay the jean out flat.

Step 3: Measure from the crotch seam to the top of the front of the jean.


Back RiseMengukur Back Rise

Step 1: Button up the jean.

Step 2: Lay the jean out flat.

Step 3: Measure from the crotch seam to the top of the back of the jean.


Upper ThighMengukur Upper Thigh (lingkar paha)

Step 1: Lay the jean out flat.

Step 2: Measure straight from the crotch to the outside of the leg parallel to the waistband.


Knee, Part 1Mengukur Knee

Part 1:


Step 1: Lay the jean out flat with the outseams at both edges.

Step 2: Measure 13 inches from the crotch down the inside seam of the leg.

Knee, Part 2Part 2:

Step 1: From this point (13 inches down from the crotch) measure from one side of the pant leg to the other (the width of the knee).


Leg OpeningMengukur Leg Opening (potongan kaki)

Step 1: Lay the jean out flat with the outseams at both edges.

Step 2: Measure from one side of the leg opening to the other side.

Inseam Mengukur bagian Inseam

Step 1: Lay the jean out flat with inseam at the center of the leg.

Step 2: Measure from the crotch to the edge of the leg along the inside seam of the leg.

Hal di atas tadi bisa dijadikan dasar juga waktu lo mu ngerombak (biasanya ngecilin) celana jeans lo.

Thats it.

(sumber : ini dan itu)