Selasa, 18 Mei 2010

Otak Gw Lagi Random

Udah sekitar 2 minggu terakhir.
Tepat setelah 3 bulan pulang dari client.
Otak gw serasa terbebas dari kerangkeng rutinitas yang itu-itu saja dan berulang.
Masalahnya, ini langsung meledak begitu saja.
Bayangkan lo punya televisi 40 inch dengan remote di tangan.
Lalu kemudian remote itu rusak, dan televisi pun berganti channel dengan sendirinya di setiap detiknya.
Otak gw, loncat kesana kemari tanpa bisa gw kontrol.
Ia membentuk imaji dengan cepat tanpa gw sadar apa maknanya.
Imaji ini lalu menyeret ke berbagai pertanyaan spontan yang absurd.

Kenapa lift kantor gw di gedung baru ini sangat lambat?
Gw lalu membayangkan sesosok di atas lantai puncak yang berkeringat mengkatrol lift bermuatan 8 orang itu.
Atau mungkin ada yg menghambat di balik pintu ketika lift naik turun.
Lalu gw coba buka paksa saat lift sedang turun.
Terbuka 5 centi!
Dan lift pun berhenti.
Panik. Siap-siap pencet alarm.
Untung 20 detik kemudian bergerak kembali.

Kenapa 4 penunggu warung nasi ini semua berwajah mirip. Cantik dan tampan.
Ok.Mereka bersaudara.Tapi kemiripan itu pasti diturunkan salah satu orangtuanya saja.
Misal, mirip ibunya. Maka sebanyak 4 kali dikalikan dengan jumlah orang2: "Wahh, mirip ibunya".
Sang ayah,minder karena tidak punya andil menurunkan bentuk fisiknya.
Kecuali niatnya memang 'perbaikan keturunan'.
Tapi menurut gw, tetap tidak adil.

Saat sms,fb,chat. terbesit. Kenapa banyak sekali jenis : 'lu', 'loe', 'lw','lo','elu','elo'.
Siapa yang mendefinisikan?
Mana yang pertama kali muncul?
Mana yang paling sopan?

Kenapa genteng setiap rumah gak dibikin berwarna hijau?
Gw rasa bakal lebih adem rasanya.
Berjajar dengan pepohonan, yang pasti pepohonan itu juga merasa bahagia karena ada 'sesama' hijau di sekitar mereka.
Kenapa tanah liat musti merah tua?

Air seni dibeli seliter seribu oleh satu PT di Indramayu.
Untuk bahan campuran pupuk katanya.
Spontan gw menghitung simulasi bisnis toilet di terminal.
Orang kencing bayar.
Hasil kencing mereeka ditampung lalu dijual kembali.
Kaya.Lebih kaya.Lebih.

Hari ini Dian Sastro menikah. dan siangnya gw agak meriang di kantor. Kebetulan?
Agak gak penting. Tapi sempet kepikiran.

Siang tadi ada yang nanya/chat di fb "tujuan hidup lo?"
Kenapa di siang bolong terik dia tiba2 nanya gitu.
Gw suka pertanyaan itu tapi gak siang2 juga bung.
Ini waktunya makan siang sambil nonton 'Mentalist'.
Gw pastiin namanya
Gw lihat profilenya.
Bukan Plato kok.

Gw ngerasa cupid lagi uncontrolled nembakin beberapa panah langsung ke gw.
Ada aja cewe yang tiba2 nongol di sms, chat, telpon, ngobrol.
Semuanya cantik, baik, dan menyenangkan.
Beberapa pengertian. Beberapa annoying.
Tapi bentar. Emangnya cupid ada???
Kenapa cupid harus berbentuk Anak-anak?
Jawaban sementara gw : karena cinta yang sesungguhnya gak pernah menua.

Kenapa hapalan gw jelek banget?
Banyak hal2 keren dari internet.
Kalo lagi ol, tinggal share link.
Kalo lagi ngobrol musti diceritain.
Masalahnya.
Seringkalo gw cuman inget judulnya doank.
Tanggung banget.

Kenapa semua band di tipi jadi mirip Peterpan or ST12 ?
St12 semula juga mirip dengan Peterpan.
Padahal kalo saja band baru2 ini bisa bikin karakter idealis,
Mereka bisa jadi 'the next Peterpan'(secara popularitas-bukan musiknya)

Bisa Duduk.
Bisa berdiri.
Bisa Jalan.
Bisa merangkak.
Bisa Melompat.
Bisa Lari.
Bisa berenang.
Tapi kenapa Tuhan tidak menciptakan manusia untuk bisa terbang?
Terbang di area gravitasi manapun.gak cuma di bulan.

Yakkk.
Itu sebagian kecil.
Gw lagi menyukai kegilaan ini.
Bebasss.
Like this.

Kenapa "Like This" harus pake acungan jempol?
Siapa yang pertama kali ngasi tau jempol di atas berarti keren.
Jempol di bawah berarti jelek?
Dan anehnya saat mengacungkan jempol, secara psikis kita jadi happy.
Tapi kalo yang diacungkan kelingking (bahkan jari tengah), beda efeknya.
Barusan gw coba di kaca.

Ok.STOP.
besok ngantor.
time to sleep.
nite world.

1 echozz: